Berbicara mengenai sistem hidrolik tidak terlepas dengan filter dan kontaminasi, dimana filter berfungsi sebagai penyaring partikel padatan yang merupakan kontaminan pada sistem hidrolik. Dan kontaminasi merupakan salah satu sumber kegagalan yang paling dominan pada sistem hidrolik. Level kontaminasi pada sistem hidrolik diatur dalam standar internasional. Standar internasional yang sering digunakan adalah ISO 4406;1999, dimana mengatur  cara pengkodean dan pelaporan tingkat kebersihan (cleanliness) pada fluida hidrolik.

Pada ISO 4406;1999 mengatur pengkodean dari jumlah partikel yang dihitung menggunakan Automatic particle counter (APC per ISO 11171) dalam suatu range tertentu. Berikut ini adalah tabel  dari ISO 4406;1999 Cleanliness Code.

img-1451123669.jpg

ISO 4406;1999 juga mengatur standar pelaporan terhadap kebersihan fluida hidrolik.  Adapun kode yang ditampilkan adalah 3 (tiga) kode angka yang mewakili jumlah partikel  dengan ukuran lebih besar dari 4 micron, lebih besar dari 6 micron dan lebih besar dari 14 micron. Berikut ini adalah  cara penulisan kode sesuai dengan ISO 4406;1999.

img-1451123700.jpg

Contoh cara pengkodean ISO 4406;1999, jika diketahui jumlah partikel/mL per ukuran micron dari perhitungan Automatic particle Counter sebagai berikut:

img-1451123590.jpg

Melihat dari tabel pengkodean ISO 4406;1999 diatas didapat hasil berikut :

img-1451124642.jpg

 Maka dari hasil penghitungan Automatic particle Counter diatas didapat hasil :

img-1451125188.jpg jika ditulis dalam 3 kode atau

img-1451125264.jpg jika ditulis dalam 2 kode.



penulis : ekowk

PT Hamada Jaya Nusantara

2015

Sumber:

ISO 4406;1999

www.machinerylubrication.com